Singapura, 20 Februari 2025 – Program Studi Sarjana Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara (Untar), berpartisipasi dalam kegiatan internasional di Ngee Ann Polytechnic, Singapura, pada 20 Februari 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui pendekatan desain dan pengalaman kreatif.
Mengangkat tema “Exploration of Indonesian Motifs Through Workshops Tote Bag Decoration to International Students,” kegiatan ini mengajak peserta mengenal dan mengeksplorasi motif Indonesia melalui workshop dekorasi tote bag. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi Program Studi Sarjana Desain Interior Untar dengan Centre for Southeast Asia, Ngee Ann Polytechnic. Dokumen Implementation Arrangement mencatat rangkaian kerja sama berlangsung pada 19–20 Februari 2025, dengan pelaksanaan workshop pada 20 Februari 2025.
Kegiatan melibatkan Dr. Maitri Widya Mutiara, S.Ds., M.M., selaku Ketua Program Studi Sarjana Desain Interior Untar pada saat pelaksanaan kegiatan, bersama Anastasia Cinthya Gani, S.Ds., M.Ars., dosen Program Studi Desain Interior Untar. Keduanya terlibat dalam pengenalan motif Indonesia serta mendampingi peserta selama proses kreatif workshop.
Peserta tidak hanya diperkenalkan pada karakter visual motif Indonesia, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengeksplorasi motif, komposisi, dan warna pada media tote bag. Peserta diberikan ruang untuk mengembangkan interpretasi masing-masing sehingga menghasilkan karya dengan karakter visual yang beragam. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan keterlibatan aktif mahasiswa internasional mulai dari proses demonstrasi, eksplorasi, hingga penyelesaian karya.
Menurut Maitri, kegiatan kreatif dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan budaya kepada generasi muda. “Melalui proses desain, peserta dapat mengenal motif, warna, dan identitas budaya Indonesia sekaligus menerjemahkannya menjadi karya berdasarkan interpretasi mereka sendiri. Dengan cara ini, budaya dapat diperkenalkan secara lebih dekat, kreatif, dan relevan,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education, melalui pengalaman pembelajaran kreatif dan lintas budaya; SDG 11: Sustainable Cities and Communities, melalui pengenalan dan peningkatan apresiasi terhadap warisan budaya; serta SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi internasional antara Untar dan Ngee Ann Polytechnic.
Bagi Program Studi Desain Interior Untar, kegiatan ini menunjukkan bahwa desain dapat menjadi medium yang menghubungkan pendidikan, budaya, kreativitas, dan kolaborasi internasional. Melalui kegiatan semacam ini, Prodi Desain Interior Untar terus mendorong kontribusi dosen dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada komunitas internasional.


