Jakarta, 20 Juli 2026 – Ritual Tatung dari Singkawang dan nilai kebersamaan masyarakat Manado menjadi inspirasi dua karya mahasiswa Program Studi Desain Interior FSRD Universitas Tarumanagara (Untar) yang terpilih untuk dikembangkan bersama Nine Square Home. Kedua desain, yaitu Arus Tatung karya Jeslyn dan Bacarita karya Ferren Immanuela Rau, akan diwujudkan menjadi prototipe furnitur skala 1:1 melalui kolaborasi dengan industri.
Kesempatan tersebut bermula dari presentasi preliminary design sarana duduk pada Ujian Tengah Semester mata kuliah Desain Furnitur 3 yang dihadiri oleh sejumlah mitra industri. Setelah melalui proses kurasi, Nine Square Home memilih kedua karya karena dinilai memiliki konsep yang kuat sekaligus berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk.


Arus Tatung menginterpretasikan semangat ritual Tatung dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat, sedangkan Bacarita mengangkat nilai kesederhanaan dan kebersamaan masyarakat Manado melalui inspirasi Rumah Walewangko yang dipadukan dengan karakter sambal dabu-dabu. Bersama tim Nine Square Home, mahasiswa kemudian menjalani tahap design development, mulai dari penyempurnaan desain, penyesuaian ukuran, hingga proses costing sebelum memasuki produksi prototipe.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen FSRD Untar dalam mempertemukan proses pembelajaran dengan praktik industri sekaligus mendorong mahasiswa mengolah kekayaan budaya Indonesia menjadi produk yang inovatif. Melalui kolaborasi ini, FSRD Untar turut mendukung pencapaian SDGs 4: Quality Education dan SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Kontak Media:
Humas Fakultas Seni Rupa dan Desain Untar
Email: humas@fsrd.untar.ac.id
WhatsApp: 085280032521 (Charine)


