Jakarta, 27 Januari 2026 — Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Tarumanagara, Muhammad Rayya Deyandaputra, menghadirkan karya tugas akhir berupa perancangan identitas visual Toko Merchandise Untar (TMU). Karya ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya toko merchandise resmi di berbagai perguruan tinggi ternama seperti UI Store, ITB Press, dan Undip Merchandise Store, yang terbukti berperan penting dalam memperkuat branding institusi serta membangun rasa memiliki di kalangan mahasiswa, alumni, dan masyarakat luas.
Universitas Tarumanagara sendiri memiliki reputasi institusi yang kuat, namun hingga kini belum memiliki sistem merchandise resmi dengan identitas visual yang terkelola secara konsisten. Upaya sebelumnya belum berkelanjutan akibat desain yang kurang terarah, produk yang bersifat generik, serta belum adanya sistem distribusi yang jelas. Kondisi ini menyebabkan merchandise Untar belum mampu berfungsi optimal sebagai representasi identitas universitas. Melalui riset dan analisis, Rayya melihat pentingnya identitas visual yang konsisten untuk memperkuat citra institusi sekaligus meningkatkan keterikatan emosional sivitas akademika.
Perancangan ini bertujuan membangun identitas visual resmi TMU yang kuat, konsisten, dan selaras dengan karakter Universitas Tarumanagara. Ruang lingkup perancangan mencakup pengembangan logo, sistem visual, gaya grafis, produk utama, serta media pendukung yang aplikatif. Identitas visual TMU dirancang dengan konsep modern, subtle, dan relevan bagi mahasiswa, menggabungkan karakter profesional universitas dengan estetika yang ramah dan fleksibel. Logo TMU dikembangkan melalui penyederhanaan bentuk huruf T–M–U menjadi simbol yang bold namun tetap friendly, didukung sistem warna, tipografi, dan elemen grafis yang konsisten serta mudah diterapkan pada berbagai media.
Karya tugas akhir ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui pendekatan desain berbasis riset, perancangan identitas visual Toko Merchandise Untar (TMU) menunjukkan peran pendidikan tinggi dalam menghasilkan solusi kreatif yang relevan, aplikatif, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan institusi. Karya ini juga menegaskan peran mahasiswa sebagai agen kreatif yang mampu menjawab kebutuhan branding dan komunikasi visual di lingkungan akademik.
Selain itu, perancangan TMU turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Pengembangan sistem merchandise resmi membuka peluang pengelolaan ekonomi kreatif kampus secara berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya produk yang memiliki nilai guna, identitas, dan cerita. Dengan demikian, merchandise tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai representasi nilai dan semangat Universitas Tarumanagara yang dapat diterima oleh sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Kontak Media:
Humas Fakultas Seni Rupa dan Desain Untar
Email: humas@fsrd.untar.ac.id
WhatsApp: 085280032521 (Charine)

